16-Agustus-2023-15-fotor-2023081617646-1200x2133.jpg

Di Tinjau Oleh :

29 November 2023 | Dr. Linda Afiaty

BAGAIMANA GULA MEMPENGARUHI PENAMPILAN KULIT DAN KESEHATAN 

 

 

Ada banyak hal yang dapat membahayakan kulit. Sinar matahari (khususnya paparan sinar UV yang berlebihan) jelas merupakan penyebab kerusakan, penuaan dini, dan kanker kulit. Tapi tahukah Anda bahwa salah satu penyebab terbesar masalah kulit bisa ditemukan pada hampir semua makanan yang kita makan? Benar, kita sedang membicarakan gula. Berikut dampak negatif konsumsi gula berlebih pada kulit, dan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Pria dan wanita terus memproses gula seiring bertambahnya usia. Yang berubah adalah berapa banyak kalori yang digunakan tubuh dalam jangka waktu tertentu. Anak-anak memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih tua, namun dalam hal bagaimana gula diproses sama saja baik berusia 4 tahun, 40, atau 80 tahun.

 

  • Gula Dan Kulit

Saat ini sangat mudah menemukan banyak informasi online mengenai bagaimana gula mempengaruhi lingkar pinggang dan kesehatan seseorang secara umum. Namun dampaknya terhadap kulit masih kurang dibahas. Konsumsi gula yang berlebihan dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan atau berkontribusi terhadap sejumlah masalah kesehatan kulit.

  1. Peradangan : Konsumsi gula menyebabkan lonjakan gula darah, yang menyebabkan peradangan. Hal ini bisa membuat kulit tampak merah, kusam, dan tidak sehat. Pola makan tinggi gula telah terbukti menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, memicu kambuhnya arthritis, pembengkakan sendi, dan banyak lagi. Peradangan telah dikaitkan dengan pola makan tinggi gula.
  2. Kerusakan Kolagen : Kolagen adalah salah satu protein paling penting dalam menjaga kulit tampak awet muda. Kolagen merupakan protein yang berfungsi membuat kulit kencang, halus, dan elastis. Glukosa memecah kolagen saat ini dan berkontribusi terhadap penurunan produksi kolagen di masa depan, sehingga membuat garis awal dan munculnya kerutan lebih mungkin terjadi.
  3. Variasi Gula Darah : Konsumsi gula yang tinggi menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah dengan cepat. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan munculnya jerawat dan gejala “kambuhnya” berbagai penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim.

 

  1. Gula Membuat Hormon Menjadi Liar : Saat Anda mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan, tubuh akan merespon dengan lonjakan hormon insulin. Lonjakan itu juga meningkatkan produksi testosteron yang dapat berkontribusi pada :
  • Produksi sebum berlebihan
  • Pori-pori tersumbat
  • Peradangan
  • Jerawat

 

2. Glikasi : Glikasi adalah proses dimana molekul gula menempel pada molekul lain seperti protein dan lemak. Ketika glikasi terjadi pada sel kulit, protein yang terpengaruh adalah kolagen. Gula menyebabkan molekul kolagen kehilangan elastisitasnya. Menurut British Journal of Dermatology, efek glikasi yang terlihat cenderung muncul pada wanita berusia sekitar 35 tahun. Glikasi mempercepat penuaan kulit dengan menyebabkan :

  • Pembentukan radikal bebas
  • Stres oksidatif
  • Peradangan
  • Transformasi kolagen

Kolagen melewati tiga tahap, membangun ketahanan dan stabilitas seiring berjalannya waktu. Glikasi memiliki kemampuan untuk mendegradasi kolagen terkuat kembali ke tahap awal.  Masalah kolagen adalah alasan utama orang melakukan facelift.

 

 

 

3. Gula Menyedot Air dari Kulit : Gula adalah zat dehidrasi yang kuat dan mempengaruhi kemampuan kulit  untuk menahan air. Kulit dehidrasi terlihat kering dan berwarna abu-abu serta tidak terlalu memantul. Kulit halus di sekitar mata sangat rentan terhadap dehidrasi dan lingkaran hitam tampaknya menandakan seseorang  ada masalah.

4. Penyembuhan luka, goresan, dll lebih lambat : Penuaan adalah bagian dari bertambahnya usia, namun hal ini dipercepat oleh gula. Tanpa terlalu teknis, di ujung setiap untai DNA manusia terdapat penutup kecil, yang disebut telomer, yang melindungi DNA dari kerusakan. Setiap kali DNA dibaca dan diduplikasi, telomer tersebut memendek. Meskipun tubuh  biasanya mengganti telomer tersebut, gula akan mempercepat pemendekan tersebut, sehingga akan berakibat mempercepat proses penuaan. Meskipun belum bisa dipastikan berapa banyak gula yang menyebabkan reaksi tersebut, yang diketahui adalah semakin banyak gula dalam tubuh, semakin buruk reaksinya.

  • Gula dan Penuaan

Ketika ditanya apakah gula membuat seseorang bertambah tua,  jawaban singkatnya adalah Ya. Gula membuat kita menua dalam banyak hal, baik secara internal maupun eksternal, termasuk kulit kita. Gula tidak hanya bisa membuat kulit menua, tapi juga bisa membuat seseorang bertambah tua. Glukosa, produk sampingan dari konsumsi gula, telah terbukti menekan hormon pertumbuhan manusia (HGH). HBH membantu mengatur fungsi jantung, komposisi tubuh, metabolisme lemak, serta pertumbuhan otot dan tulang. Ketika produksi hormon penting ini terganggu, seseorang akan benar-terlihat dan merasa lebih tua.

 

Sebuah ilustrasi : 

Letakkan pisang diatas meja dan mengupasnya, lihat apa yang terjadi dalam 24 – 48 jam. Warna pisang akan menjadi coklat, yang terjadi adalah gula pada pisang tersebut bereaksi dengan protein sehingga menimbulkan ikatan silang dan menimbulkan warna coklat (pencoklatan). Reaksi yang sama juga terjadi di tubuh kita. Kita menjadi kecoklatan dari dalam ke luar. Gula terbuat dari molekul glukosa dan fruktosa, dan fruktosa dalam gulalah yang mempercepat reaksi “warna coklat“ sebanyak tujuh kali lipat. Kulit terdiri dari kolagen dan elastin, yang membuat kulit kita kenyal dan lembut. Gula menyebabkan ikatan silang kolagen, mengakibatkan kulit menjadi kaku dan hilangnya elastisitas. Semakin banyak gula yang kita miliki, semakin banyak kulit  yang menderita.

 

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa sedikit gula pun dapat menyebabkan :

  • Permukaan kulit yang keras dan mengkilat
  • Garis garis silang di sepanjang bibir atas
  • Lingkaran hitam di bawah mata
  • Perubahan warna dan hiperpigmentasi
  • Garis marionette dan alur dalam di sekitar mulut
  • Rahang kendur

 

Tips untuk mengurangi gula adalah : 

  • Hilangkan gula olahan dari makanan sebanyak mungkin
  • Kenali dan nikmati makanan rendah gula
  • Nikmati buah dan sayuran berwarna untuk mengurangi peradangan
  • Gunakan alternatif gula yang sehat seperti madu

 

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menghilangkan gula dari pola makan, karena gula berkontribusi pada risiko terkena penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dementia, kanker, dan banyak lagi. Mulailah dengan memilih jenis minuman yang akan dikonsumsi. 

Rata-rata orang mendapat sekitar 30% hingga 40% gula dari minuman. Pilihlah air, teh, atau kopi dan usahakan tidak ditambahkan gula. Jika ingin memberi rasa pada air, coba tambahkan buah segar, seperti jeruk nipis atau lemon. Tips lainnya adalah dengan mencermati label pangan dan kemasan pada pangan olahan. Sekitar 80 persen makanan olahan mengandung gula.

 

 

Tidak perlu khawatir apabila ingin mempunyai kulit yang tetap sehat dan awet muda, selain Anda perlu mengurangi mengkonsumsi gula dan perlu menjaga kulit tubuh Anda dengan perawatan kulit yang tepat. Skin Booster adalah solusi yang cocok membuat kulit menjadi cerah. Manfaat dari treatment Skin Booster ini adalah dapat mencerahkan wajah, meningkatkan kelembaban kulit dan meningkatkan elastisitas kulit, memperbaiki tekstur kulit, meremajakan kulit serta meningkatkan penyerapan produk perawatan kulit. Selain itu, Anda juga bisa melakukan perawatan seperti PRP Treatment, karena dengan PRP Treatment Anda mendapatkan manfaat seperti mengurangi garis halus dan kerutan, meningkatkan tekstur dan warna kulit, mengencangkan kulit dan memperbaiki masalah kulit serta mendukung generasi serat kolagen baru. Anda dapat melakukan treatment tersebut hanya di Klinik Kecantikan Inov Glow Plastic Surgery, tentunya dengan harga yang terjangkau dan juga mendapatkan hasil yang maksimal karena di Klinik Kecantikan Inov Glow Plastic Surgery telah menggunakan alat-alat yang sudah canggih dan modern, hingga Anda bisa mendapatkan kecantikan seperti yang Anda dambakan. Serangkaian treatment tersebut dapat anda peroleh hanya di Klinik Kecantikan Inov Glow Plastic Surgery.

Jadi tunggu apalagi Inovers, segera miliki rangkaian perawatan kecantikan tentunya di Klinik Kecantikan Inov Glow Plastic Surgery.  Silahkan hubungi hotline di bawah ini dan jadikan dirimu semakin cantik indah dan berkilau.

 

Konsultasi Gratis Langsung Seputar Treatment Perawatan Kulit

Klik https://inovglow.id

WhatsApp 0811 803 8865

 

 


TEST LOGO 1.1

Untuk Memberikan Pelayanan Kepada Semua Pasien KLINIK BEDAH PLASTIK INOV GLOW.

Adalah KLINIK UTAMA NO IZIN 198/B.15B/31.72.02.1006.14.K- 3.B/3/-1.779.3/e/2022

Tindakan Operasi Di Lakukan Di KLINIK BEDAH PLASTIK INOV GLOW, Dan Tidak Berpindah Pindah ,tetap Dan Selama Nya Ada Di :
JL : Agung Niaga V Blok G 5 Nomor 25 Sunter Agung. Jakarta Utara.

Telpon : 021 6583 6061
Telpon : 021 6583 6059
HP/WA : 0811 8038 865

TINDAKAN DI KERJAKAN OLEH TIM DOKTER SPESIALIS BEDAH PLASTIK YANG PROFESIONAL & BERPENGALAMAN PULUHAN TAHUN. Serta Memiliki Sip Resmi Yang Ber Alamat Di KLINIK BEDAH PLASTIK INOV GLOW.

Copyright KLINIK BEDAH PLASTIK INOVGLOW

error: COPY PROTECTION!!